Bupati Ipuk Lantik Tujuh Pejabat Eselon II, Tegaskan Evaluasi Kinerja Setiap Enam Bulan Bupati Ipuk Lantik Tujuh Pejabat Eselon II, Tegaskan Evaluasi Kinerja Setiap Enam Bulan (foto: Doc.Istimewa/Bratapos.com)
Bratapos / Pemerintahan

Bupati Ipuk Lantik Tujuh Pejabat Eselon II, Tegaskan Evaluasi Kinerja Setiap Enam Bulan

Terbit : 15-Apr-2025, 19:22 WIB // Pewarta : Kacab Semeru, Editor : Kacab Semeru // Viewers : 287 Kali

 

BANYUWANGI || Semeru.bratapos.com — Pemerintah Kabupaten Banyuwangi kembali melakukan penyegaran birokrasi. Sebanyak tujuh pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (eselon II) resmi dilantik oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani dalam sebuah prosesi yang berlangsung di Ruang Rempeg Jogopati, Kantor Bupati Banyuwangi, pada Selasa (15/04/2025) sore.

Pelantikan ini merupakan bagian dari upaya penguatan tata kelola pemerintahan sekaligus bentuk komitmen Pemkab dalam mendorong birokrasi yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada hasil.

Adapun tujuh pejabat yang dilantik, diantaranya:

1. I Komang Sudira Admaja, sebagai Kepala Dinas Perhubungan.

2. Suryono Bintang Samudra, sebagai Kepala Dinas Perikanan.

3. Dwi Handayani, sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup.

4. Yopi Bayu, sebagai Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat).

5. Agus Mulyono, sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol)

6. Abdul Latip, sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerperin).

7. Samsudin, sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).

Menariknya, sebagian besar dari pejabat yang dilantik sebelumnya telah menduduki posisi strategis sebagai sekretaris pada dinas yang kini mereka pimpin, menandakan proses promosi yang berbasis pada meritokrasi dan rekam jejak kinerja.

Dalam sambutannya, Bupati Ipuk menekankan pentingnya jabatan baru ini dijadikan sebagai pemicu untuk meningkatkan etos kerja, bukan sebagai zona nyaman baru.

"Jadikan jabatan baru ini sebagai motivasi untuk berkinerja lebih baik. Jangan malah jadi kendor. Terus berinovasi dan perkuat kolaborasi dengan berbagai pihak. Semuanya harus bisa keluar dari zona nyaman,” pesan Ipuk.

Ipuk juga mengingatkan, bahwa setiap pejabat yang dilantik akan menjalani evaluasi kinerja secara berkala. Evaluasi dilakukan setiap enam bulan, untuk memastikan program dan target berjalan sesuai harapan.

“Enam bulan sekali kita evaluasi. Jangan karena key performance indicator (KPI) dan target sudah tercapai lantas merasa aman. Pimpinan harus menjadi motor penggerak seluruh tim di instansinya. Kalau dalam enam bulan tidak menunjukkan perkembangan, harus siap-siap diganti,” ujarnya dengan tegas.

Selain pelantikan pejabat eselon II, dilakukan pula rotasi terhadap sejumlah pejabat administrator guna mengoptimalkan pelayanan publik. Di antaranya, Syaifudin yang sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP), kini dipercaya menjadi Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispenduk Capil).

Rotasi juga menyentuh posisi Kepala Bidang. Agustinus Suko Basuki yang sebelumnya menjabat Kabid Informasi dan Teknologi di Dinas Kominfo, kini menempati posisi sebagai Kabid Pengelolaan Informasi Kependudukan di Dispenduk Capil.

Langkah ini mencerminkan keseriusan Pemkab Banyuwangi dalam menciptakan birokrasi yang dinamis, responsif, dan terus bergerak mengikuti kebutuhan masyarakat. (rag/bp-bwi)


Pilihan Untukmu