BTM 2025 Jadi Magnet Pariwisata Nasional, Banyuwangi Perkuat Posisi sebagai Destinasi Unggulan ASEAN BTM 2025 Jadi Magnet Pariwisata Nasional, Banyuwangi Perkuat Posisi sebagai Destinasi Unggulan ASEAN / Kacab Semeru (11-Jun-2025)
Bratapos / Pariwisata

BTM 2025 Jadi Magnet Pariwisata Nasional, Banyuwangi Perkuat Posisi sebagai Destinasi Unggulan ASEAN

Terbit : 11-Jun-2025, 16:06 WIB // Pewarta : Kacab Semeru, Editor : Kacab Semeru // Viewers : 252 Kali

 

BANYUWANGI || Semeru.bratapos.com — Banyuwangi kembali menunjukkan kelasnya di panggung pariwisata nasional dan regional melalui penyelenggaraan "Banyuwangi Travel Mart (BTM) 2025", yang digelar pada 10–12 Juni 2025 di Pendopo Sabha Swagata Blambangan dan Grand Harvest Resort and Villa. Acara prestisius ini, mempertemukan 80 buyer potensial dari berbagai daerah di Indonesia dengan 45 seller unggulan yang mewakili ekosistem pariwisata dari Banyuwangi, Bali, Malang, Semarang, hingga Malaysia.

Mengusung tema “Explore the Authentic, Connect to the World,” BTM 2025 menjadi wadah strategis untuk memperkuat jejaring bisnis antar pelaku industri pariwisata berbasis kemitraan Business to Business (B2B). Kegiatan ini melibatkan berbagai sektor, mulai dari hotel, agen perjalanan, transportasi, pusat oleh-oleh, destinasi wisata, hingga atraksi budaya dan bahari.

Humas BTM 2025, Angela Pitasari Citra, menyampaikan bahwa BTM menjadi bagian dari dukungan konkret terhadap program strategis Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, khususnya pengembangan gastronomi tourism, wellness tourism, dan marine tourism, yang sejalan dengan fokus kawasan 3B: Banyuwangi, Bali Barat, dan Bali Utara.

“Kami menghadirkan pendekatan promosi berbasis kekayaan lokal. Salah satunya melalui penyediaan aksesibilitas seperti kapal cepat Ekspres Bahari untuk membuka konektivitas antar destinasi,” ujar Angela dalam konferensi pers, pada Selasa (10/6/2025), di Pendopo Sabha Swagata Blambangan.

Antusiasme juga datang dari para pelaku usaha yang hadir. Denny Martin, salah satu buyer asal Jakarta sekaligus pemilik PT Karya Anjani International, menilai forum ini sebagai sarana efektif untuk kolaborasi dan ekspansi jaringan.

“Senang bisa bertemu banyak pelaku industri pariwisata dalam satu forum. Harapannya, kita bisa bersinergi untuk memperluas jangkauan pasar dan memajukan pariwisata nasional,” ungkap Martin.

Selain sesi table top yang mempertemukan buyer dan seller secara langsung, BTM 2025 juga menawarkan program familiarization trip (famtrip). Para peserta diajak mengeksplorasi keindahan Banyuwangi melalui kunjungan ke sejumlah destinasi unggulan seperti Bangsring Underwater, Pulau Bedil, Hutan Djawatan, Taman Gandrung Terakota, hingga Kampung Osing Kemarang. Mereka juga berkesempatan merasakan sensasi wisata mewah di atas kapal Phinisi, yang menjadi simbol komitmen Banyuwangi dalam mengembangkan luxury tourism.

Dengan pendekatan inovatif dan penguatan konektivitas lintas destinasi, BTM 2025 bukan hanya menjadi ajang promosi, tetapi juga manifestasi keseriusan Banyuwangi dalam menjawab tantangan dan peluang sektor pariwisata berbasis kolaborasi, keberlanjutan, dan keunggulan lokal.

“BTM 2025 menjadi tonggak penting dalam mempertegas posisi Banyuwangi sebagai destinasi unggulan, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga sebagai poros pariwisata Asia Tenggara,” tutup Angela. (rag/bp-bwi)


Pilihan Untukmu