Sinergi TNI-Polri dan Warga Tempursari, Bersihkan Rumah Warga Terdampak Longsor Sinergi TNI-Polri dan Warga Tempursari, Bersihkan Rumah Warga Terdampak Longsor (foto: Doc.Istimewa/Bratapos.com)
Bratapos / Daerah

Sinergi TNI-Polri dan Warga Tempursari, Bersihkan Rumah Warga Terdampak Longsor

Terbit : 20-May-2025, 14:30 WIB // Pewarta : Kacab Semeru, Editor : Kacab Semeru // Viewers : 644 Kali

 

LUMAJANG // Semeru.bratapos.com – Sejumlah anggota kepolisian Mapolsek Tempursari bersama warga bahu-membahu bersihkan sisa-sisa material longsor yang menimpa rumah Siono di Dusun Tamansari atas, Blok Sumber Duren RT 002 RW 006, Desa Kaliuling, Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang, Selasa (20/5/2025).

Kegiatan pembersihan ini juga melibatkan personel TNI dan BPBD Lumajang turut serta membantu mengevakuasi material longsor.

Bencana tanah longsor ini terjadi pada Jumat (16/5/2025) sekitar pukul 21.00 WIB dan menimpa bagian kamar rumah korban.

Diduga, longsor dipicu derasnya hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut dalam waktu yang lama, mulai pukul 16.00 WIB hingga 23.00 WIB pada hari yang sama.

Kapolsek Tempursari, Iptu Sukirno, yang turut hadir kelokasi memimpin langsung kegiatan pembersihan material longsor, menjelaskan.

"Longsor ini menyebabkan kerusakan material cukup signifikan pada rumah pak Siono, terutama bagian kamar. untungnya, gak ada korban jiwa dalam peristiwa ini," ujarnya di lokasi kejadian.

Lebih lanjut, Iptu Sukirno menceritakan kronologi kejadian berdasarkan keterangan korban.

"Setelah terjadi longsor, Bapak Siono segera keluar rumah dan mendapati sebagian kamar rumahnya tertimbun material longsor. Dinding tembok kamar yang terbuat dari batako sudah diplester mengalami kerusakan atau pecah dengan perkiraan ukuran kerusakan sekitar 2x2 meter," jelasnya.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Iptu Sukirno menggerakkan anggotanya untuk segera membantu korban.

"Dari Sabtu pagi, anggota Polsek Tempursari dan anggota TNI, perangkat desa, dan warga melakukan gotong royong kerja bakti bersihkan sisa-sisa longsor. Kita pakai alat mesin diesel semprot air proses pembersihan," ungkapnya.

Akibat bencana longsor ini, korban diperkirakan mengalami kerugian material sebesar Rp 2.000.000.

Iptu Sukirno menambahkan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memberikan bantuan lebih lanjut kepada korban.

"Kami mengimbau pada seluruh warga masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah rawan longsor, untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terutama saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi dan dalam waktu yang lama," pesan Iptu Sukirno.

Kegiatan pembersihan ini merupakan wujud sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membantu meringankan beban warga yang terdampak bencana. (lor)

 

Pewarta: Shelor 

Editor/Publisher: Shelor

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Pilihan Untukmu