Sinergi Polres Jember dan Petani, Wujudkan Program Asta Cita dalam Mendukung Swasembada Pangan Sinergi Polres Jember dan Petani, Wujudkan Program Asta Cita dalam Mendukung Swasembada Pangan (foto: Purwadi/Bratapos.com)
Bratapos / Daerah

Sinergi Polres Jember dan Petani, Wujudkan Program Asta Cita dalam Mendukung Swasembada Pangan

Terbit : 26-Feb-2025, 16:59 WIB // Pewarta : Kacab Semeru, Editor : Kacab Semeru // Viewers : 137 Kali

 

JEMBER || Semeru.bratapos.com – Kapolres Jember AKBP Bayu Pratama Gubunagi, SH, SIK, MSI., memimpin langsung kegiatan Panen Raya Jagung Serentak sebagai upaya dalam mendukung Swasembada Pangan tahun 2025, yang berlangsung di areal persawahan Polsek Jenggawah, pada Rabu (26/02/2025).

Acara ini merupakan bentuk implementasi nyata dalam mendukung Program Asta Cita pemerintah pusat, yang bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional. 

Kegiatan Panen Raya Jagung Serentak ini, dihadiri oleh Wakapolres Jember Kompol Ferry Dharmawan, Pejabat Utama (PJU) Polres Jember, Sekda Kabupaten Jember mewakili Bupati, perwakilan Kejaksaan Negeri, Kodim 0824 Jember, Camat Jenggawah, serta berbagai instansi terkait. 

Turut dihadiri Kepala Desa, Penyuluh Lapangan balai pertanian Kabupaten Jember, PT. Benih Citra Asia, Ketua Kelompok Tani, dan para petani dari wilayah Kecamatan Jenggawah.

Dalam keterangannya, Kapolres Jember menjelaskan bahwa panen raya ini merupakan langkah awal untuk mensukseskan ketahanan pangan sebagaimana yang telah dicanangkan oleh pemerintah pusat, khususnya oleh Presiden Prabowo Subianto. 

Selain itu, Kapolres juga menegaskan bahwa tanaman jagung dan padi merupakan komoditas utama dalam mewujudkan swasembada pangan nasional. Menurutnya, pemerintah pusat telah menargetkan pada akhir tahun 2025 ini, Indonesia tidak lagi mengimpor beras dan jagung. 

Untuk mendukung pencapaian target tersebut, terdapat 1.400 hektare lahan yang dapat ditanami di seluruh wilayah Jawa Timur. Di Kabupaten Jember sendiri, saat ini terdapat 12,5 hektare lahan yang telah disiapkan, dengan 3,5 hektare lahan sudah mulai ditanami.

"Berdasarkan data dari Kementerian Pertanian, Kabupaten Jember memiliki potensi sebesar 799 hektare lahan yang dapat dimanfaatkan untuk penanaman jagung," ujar Kapolres Jember.

AKBP Bayu Pratama Gubunagi, juga menekankan pentingnya peran aktif dari berbagai instansi terkait serta seluruh stakeholder untuk membantu dan menunjang POLRI dalam mewujudkan target ketahanan pangan ini.

"Selain itu, keterlibatan kelompok tani dalam proses bercocok tanam hingga masa panen juga menjadi aspek yang sangat vital untuk memastikan keberhasilan program ini," terangnya.

Dengan adanya sinergi antara POLRI, TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, dan kelompok tani di harapkan Kabupaten Jember dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam mendukung pencapaian swasembada pangan nasional. Serta mengurangi ketergantungan terhadap impor jagung dan beras. 

"Panen Raya Jagung Serentak ini menjadi bukti nyata, bahwa kolaborasi yang baik dapat menghasilkan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat dan ketahanan pangan di Indonesia," pungkasnya. (rup/bp-jbr)


Pilihan Untukmu