Satu Jenazah Kembali Ditemukan, Kapolresta Pimpin Evakuasi Korban KMP Tunu Pratama Jaya di Pantai Boom Satu Jenazah Kembali Ditemukan, Kapolresta Pimpin Evakuasi Korban KMP Tunu Pratama Jaya di Pantai Boom / Kacab Semeru (08-Jul-2025)
Bratapos / Daerah

Satu Jenazah Kembali Ditemukan, Kapolresta Pimpin Evakuasi Korban KMP Tunu Pratama Jaya di Pantai Boom

Terbit : 08-Jul-2025, 10:25 WIB // Pewarta : Kacab Semeru, Editor : Kacab Semeru // Viewers : 158 Kali

 

BANYUWANGI || Semeru.bratapos.com — Operasi pencarian korban tenggelamnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya kembali menunjukkan hasil signifikan. Satu jenazah ditemukan mengapung di perairan Sembulungan, Selat Bali, dan berhasil dievakuasi melalui Pantai Boom, Banyuwangi, pada Selasa (8/7/2025) pagi.

Proses evakuasi dipimpin langsung oleh Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., yang turun ke lapangan bersama tim gabungan TNI-Polri, Basarnas, Satpolairud, serta unsur relawan. Evakuasi berjalan cepat, terkoordinasi, dan menunjukkan sinergi kuat antar instansi.

Penemuan jenazah bermula dari laporan seorang nelayan setempat sekitar pukul 05.30 WIB, yang melihat tubuh mengambang di sekitar perairan Sembulungan. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim SAR gabungan langsung bergerak. Kapal cepat milik Satpolairud bersama Basarnas diterjunkan untuk menyisir lokasi. Jenazah berhasil dijangkau dan diangkat ke kapal sekitar pukul 06.40 WIB.

Sesampainya di bibir pantai, jenazah diterima oleh tim darat di Posko Gabungan Evakuasi Pantai Boom. Korban kemudian langsung dibawa ke RSUD Blambangan menggunakan ambulans, guna menjalani proses identifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur.

Kapolresta Banyuwangi menegaskan, bahwa pencarian terhadap korban lainnya akan terus dilanjutkan secara intensif hingga seluruhnya berhasil ditemukan.

“Kami tidak akan menghentikan operasi sebelum semua korban ditemukan. Semua sumber daya telah kami kerahkan, untuk memastikan tidak ada satu pun yang tertinggal,” tegas Kombes Pol Rama.

Pantai Boom dipilih sebagai titik evakuasi utama, karena posisinya yang strategis dan menghadap langsung ke wilayah perairan Selat Bali—lokasi utama terjadinya kecelakaan laut tersebut.

Dengan penemuan ini, jumlah korban yang berhasil dievakuasi kembali bertambah. Namun, proses pencarian masih jauh dari selesai. Aparat gabungan TNI-Polri, Basarnas, serta relawan tetap melanjutkan operasi Search and Rescue (SAR) melalui jalur laut, darat, hingga udara.

Upaya pencarian korban KMP Tunu Pratama Jaya menjadi salah satu operasi kemanusiaan terbesar di wilayah perairan Banyuwangi dalam beberapa tahun terakhir. Dukungan dari berbagai elemen masyarakat dan institusi menjadi kunci keberhasilan dalam setiap tahap evakuasi. (rag/bp-bwi)


Pilihan Untukmu