Sambut Hari Bhayangkara ke-79, Polresta Banyuwangi Gelar Bakti Kesehatan Gratis di Wihara Dhamma Kerti Sambut Hari Bhayangkara ke-79, Polresta Banyuwangi Gelar Bakti Kesehatan Gratis di Wihara Dhamma Kerti / Kacab Semeru (05-Jun-2025)
Bratapos / Daerah

Sambut Hari Bhayangkara ke-79, Polresta Banyuwangi Gelar Bakti Kesehatan Gratis di Wihara Dhamma Kerti

Terbit : 05-Jun-2025, 15:11 WIB // Pewarta : Kacab Semeru, Editor : Kacab Semeru // Viewers : 126 Kali

 

BANYUWANGI || Semeru.bratapos.com — Menyambut Hari Bhayangkara ke-79 tahun 2025, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyuwangi melalui Seksi Dokkes (Sidokkes) menggandeng Rumah Sakit Bhayangkara (RSB) Bondowoso dan Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia (HIKMAHBUDHI) dalam sebuah aksi sosial bertajuk "Bakti Kesehatan Polri", pada Kamis (05/06/2025).

Kegiatan ini menghadirkan layanan pengobatan gratis bagi masyarakat umum yang berlangsung di Wihara Dhamma Kerti, Dusun Rejoagung, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi.

Menargetkan sekitar 800 hingga 1.000 warga dari berbagai kalangan, kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk pelayanan kesehatan, tetapi juga menjadi simbol kuatnya kolaborasi lintas sektor dan agama dalam menjaga dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.

Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., menegaskan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata dari komitmen Polri dalam merawat kedekatan dengan masyarakat, tidak hanya lewat fungsi keamanan dan penegakan hukum, tetapi juga melalui pendekatan humanis di bidang sosial dan kesehatan.

“Kami ingin Hari Bhayangkara ke-79 ini menjadi momentum, untuk berbagi dan memperkuat harmoni antara Polri dan masyarakat, terutama di daerah yang kaya akan keragaman seperti Banyuwangi. Pelayanan kesehatan ini adalah bentuk nyata kehadiran Polri yang promotif dan preventif,” ujar Kapolresta.

Sementara itu, Kasi Dokkes Polresta Banyuwangi, Penata Nur Prasetyo, menjelaskan bahwa pelayanan kesehatan dalam kegiatan ini dilakukan secara sistematis dengan alur sebagai berikut:

1. Pendaftaran peserta

2. Pemeriksaan tinggi dan berat badan serta lingkar perut

3. Pengukuran tekanan darah (tensi)

4. Konsultasi kesehatan bersama dokter umum

5. Pemeriksaan laboratorium sederhana

6. Pemberian obat berdasarkan hasil diagnosa

Masyarakat terlihat antusias memanfaatkan seluruh layanan yang tersedia. Warga sekitar merasa terbantu dengan kehadiran tenaga medis yang turun langsung ke komunitas mereka. Tidak sedikit yang menyampaikan apresiasi atas komitmen dan kepedulian Polri.

Lebih dari sekadar layanan medis, kegiatan ini memperlihatkan bagaimana sinergi antara Polri, institusi kesehatan, dan organisasi kemahasiswaan Buddhis mampu menjembatani perbedaan.

"Kegiatan ini mengerucut demi satu tujuan bersama, yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kata Penata Nur Prasetyo.

Melalui pendekatan seperti ini, diharapkan kehadiran Polri semakin dirasakan manfaatnya dalam kehidupan masyarakat sehari-hari, sekaligus menumbuhkan kepercayaan publik serta memperkuat hubungan yang harmonis antara aparat keamanan dan masyarakat. (rag/bp-bwi)


Pilihan Untukmu