Resmi Dilantik, Mabigus dan Gudep Pramuka Lapas Banyuwangi Jadi Motor Pembinaan Karakter Warga Binaan Resmi Dilantik, Mabigus dan Gudep Pramuka Lapas Banyuwangi Jadi Motor Pembinaan Karakter Warga Binaan / Kacab Semeru (09-Jul-2025)
Bratapos / Daerah

Resmi Dilantik, Mabigus dan Gudep Pramuka Lapas Banyuwangi Jadi Motor Pembinaan Karakter Warga Binaan

Terbit : 09-Jul-2025, 12:20 WIB // Pewarta : Kacab Semeru, Editor : Kacab Semeru // Viewers : 158 Kali

 

BANYUWANGI || Semeru.bratapos.com — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi kembali menegaskan komitmennya dalam pembinaan warga binaan melalui pendekatan non-formal yang lebih humanis dan transformatif. Hal itu ditandai dengan digelarnya Upacara Pelantikan Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus) dan Pengurus Gugus Depan (Gudep) Gerakan Pramuka, pada Selasa (8/7/2025) pagi, di halaman Aula Sahardjo Lapas Banyuwangi.

Upacara tersebut turut dihadiri Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Banyuwangi, Mujiono, yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Banyuwangi, bersama jajaran pengurus Kwarcab. Dalam pelantikan tersebut, Kalapas Banyuwangi I Wayan Nurasta Wibawa resmi dikukuhkan sebagai Ketua Mabigus Gudep Pangkalan Lapas Banyuwangi.

Sebanyak 25 warga binaan yang telah tergabung dalam anggota Pramuka, turut menyaksikan pelantikan yang berlangsung khidmat dan penuh semangat tersebut.

“Kegiatan kepramukaan menjadi media strategis untuk mengasah soft skill, menumbuhkan kepercayaan diri, dan menanamkan nilai-nilai kemandirian bagi warga binaan sebagai bekal saat mereka kembali ke tengah masyarakat,” tegas Mujiono dalam sambutannya.

Kepala Lapas Banyuwangi, I Wayan Nurasta, menjelaskan bahwa kehadiran Gugus Depan Pramuka di Lapas merupakan bagian dari inovasi pembinaan yang menyentuh tiga aspek utama: mental, spiritual, dan sosial. Program kepramukaan ini dirancang untuk dilaksanakan secara rutin setiap dua pekan, dengan materi-materi kepemimpinan, kedisiplinan, serta keterampilan sosial berbasis karakter.

“Kami percaya bahwa pendidikan non-formal seperti kepramukaan mampu menjadi ruang belajar yang efektif, untuk membentuk pribadi yang bertanggung jawab dan bermartabat,” ujar I Wayan Nurasta.

Tak hanya itu, pihak Lapas juga menyiapkan beragam pelatihan keterampilan dalam bingkai kepramukaan guna memperkaya kapasitas warga binaan di berbagai bidang.

“Melalui Pramuka, kami ingin menumbuhkan rasa percaya diri dan semangat gotong royong. Ini bagian dari strategi pembinaan berkelanjutan, untuk mendukung proses reintegrasi sosial narapidana secara lebih konstruktif,” terang Kalapas.

Pelantikan Gugus Depan ini mendapat sambutan positif dari berbagai pihak, termasuk tokoh masyarakat dan pengamat pemasyarakatan, yang menilai langkah tersebut sebagai inovasi progresif dalam membangun sistem pembinaan yang lebih holistik.

“Program seperti ini adalah bentuk nyata dari pemasyarakatan yang tidak hanya bersifat represif, tapi juga edukatif dan transformasional,” komentar salah satu pengurus Kwarcab.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh antusiasme dari para peserta. Ke depan, Lapas Banyuwangi berkomitmen menjadikan Pramuka sebagai pilar penting pembinaan kepribadian di dalam tembok penjara.

“Kami ingin warga binaan tidak hanya selesai masa hukumannya, tetapi juga selesai proses pematangan jiwanya,” pungkas Kalapas. (rag/bp-bwi)


Pilihan Untukmu