BANYUWANGI || Semeru.bratapos.com — Dalam suasana yang hangat dan sarat makna, Keluarga Besar Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Banyuwangi menggelar acara Halal Bihalal, pada Selasa (22/04/2025). Bertempat di Dakon Resto, Kecamatan Glagah, kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi antar pelaku industri pariwisata sekaligus menyatukan visi untuk masa depan sektor perhotelan dan restoran di Bumi Blambangan.
Dengan mengusung tema “Merajut Silaturahmi, Menguatkan Kebersamaan”, acara ini dihadiri oleh jajaran pengurus, anggota, serta sejumlah tamu undangan dari berbagai elemen pendukung pariwisata. Suasana keakraban dan kekeluargaan begitu terasa, mencerminkan semangat kolektif untuk terus tumbuh dan berkembang bersama.
Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai ruang refleksi dan diskusi ringan mengenai dinamika industri pariwisata lokal. Para peserta berbagi pandangan terkait tantangan dan peluang yang dihadapi, terutama dalam mengantisipasi lonjakan wisatawan serta kebutuhan akan pelayanan yang semakin kompetitif.
Puncak acara ditandai dengan sesi Halal Bihalal, di mana para peserta saling berjabat tangan, memohon dan memberikan maaf, serta memperkuat tali persaudaraan dalam lingkungan kerja. Kehangatan dan kesederhanaan suasana begitu kental, menghadirkan senyum bahagia dari setiap peserta yang hadir.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan, keselamatan, dan kemajuan bagi industri pariwisata Banyuwangi ke depan.
Menariknya, acara ini digelar di tengah tren positif pertumbuhan sektor perhotelan di Banyuwangi. Berdasarkan data hingga Senin, 7 April 2025, tingkat okupansi hotel tercatat mencapai lebih dari 80 persen, bahkan beberapa hotel dilaporkan penuh dan tidak mampu lagi menerima tamu tambahan.
Ketua PHRI Banyuwangi, Zaenal Mutaqqin, menyampaikan bahwa pencapaian tersebut jauh melampaui target awal.
"Awalnya, kami hanya menargetkan okupansi sekitar 50 persen selama musim libur. Tapi realisasi di lapangan sungguh menggembirakan, bahkan melebihi ekspektasi," ujar Zaenal.
Tak hanya wisatawan, sejumlah hotel juga disibukkan dengan berbagai agenda kegiatan seperti reuni keluarga, acara buka bersama, hingga resepsi pernikahan.
“Banyak warga perantauan yang pulang kampung, turut menyemarakkan suasana dengan menggelar acara keluarga di hotel-hotel lokal,” tutupnya.
Capaian ini menambah optimisme, bahwa sektor pariwisata Banyuwangi memiliki daya tarik yang terus berkembang, dan PHRI siap menjadi garda depan dalam menjaga standar pelayanan serta membangun ekosistem yang sehat dan inklusif bagi semua pelaku industri pariwisata. (rag/bp-bwi)