Persiapan OPS Ketupat Semeru 2025: Mudik Aman, Keluarga Nyaman, dan Maksimalkan Call Center 110 Persiapan OPS Ketupat Semeru 2025: Mudik Aman, Keluarga Nyaman, dan Maksimalkan Call Center 110 / Kacab Semeru (18-Mar-2025)
Bratapos / Daerah

Persiapan OPS Ketupat Semeru 2025: Mudik Aman, Keluarga Nyaman, dan Maksimalkan Call Center 110

Terbit : 18-Mar-2025, 15:15 WIB // Pewarta : Kacab Semeru, Editor : Kacab Semeru // Viewers : 180 Kali

 

JEMBER || Semeru.bratapos.com – Dalam upaya menghadapi arus mudik Lebaran 1446 Hijriah, Polres Jember terus melakukan persiapan guna memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat. Sebagai bagian dari sosialisasi kepada publik, Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Jember AKBP Bayu Pratama Gubunagi, SH., SIK., MSI., didampingi Kasatlantas Polres Jember, AKP Bernardus Bagas Simarmata, S.Tr.K., S.I.K., M.S.S.S., berpartisipasi dalam dialog interaktif yang diselenggarakan oleh Radio Republik Indonesia (RRI) Jember di Studio-1, pada Selasa (18/03/2025).

Dialog ini mengupas berbagai strategi Polres Jember dalam "Operasi Ketupat Semeru 2025", yang bertujuan untuk menciptakan suasana mudik yang aman dan kondusif bagi masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres Jember menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga keamanan bersama, serta memaksimalkan penggunaan layanan Call Center 110 sebagai jalur komunikasi darurat yang dapat diakses selama 24 jam.

"Kami menyediakan layanan hotline 24 jam melalui Call Center 110, yang bisa diakses oleh masyarakat di seluruh wilayah. Layanan ini terintegrasi langsung dengan Polda dan Mabes Polri, sehingga setiap laporan yang masuk akan segera ditindaklanjuti. Kami harap masyarakat bisa memanfaatkannya dengan baik," ujar AKBP Bayu Pratama.

Larangan Petasan Demi Keamanan Masyarakat

Selain membahas kesiapan mudik, Kapolres Jember juga menyoroti larangan penggunaan petasan atau mercon selama perayaan Lebaran. Menurutnya, penggunaan petasan sangat berbahaya karena mengandung bahan peledak seperti mesiu yang bisa menimbulkan ledakan keras, serta berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.

"Kami tegaskan, bahwa penggunaan petasan atau mercon dilarang karena membahayakan diri sendiri dan orang lain. Secara hukum, ini diatur dalam Undang-Undang Darurat yang melarang penggunaan bahan peledak tanpa izin. Oleh karena itu, kami mengimbau masyarakat agar tidak bermain petasan dan lebih memilih alternatif lain yang lebih aman dalam merayakan Lebaran," jelasnya.

Pos Pengamanan dan Rekayasa Lalu Lintas untuk Kelancaran Mudik

Dalam kesempatan yang sama, Kasat Lantas Polres Jember, AKP Bernadus Bagas Simamarta, menjelaskan bahwa Polres Jember telah mempersiapkan berbagai strategi guna menciptakan arus mudik yang aman dan nyaman. Salah satu upaya yang dilakukan adalah mendirikan pos-pos strategis di berbagai titik rawan.

"Kami akan mendirikan beberapa pos, termasuk Pos Pengamanan, Pos Pelayanan, dan Pos Terpadu, di lokasi-lokasi strategis yang menjadi jalur utama pemudik. Pos-pos ini akan membantu pemudik dalam mendapatkan layanan informasi, bantuan darurat, serta pengamanan dari petugas kepolisian," ungkap AKP Bagas.

Selain itu, Polres Jember juga telah menyiapkan berbagai rambu petunjuk serta himbauan bagi pengendara, guna memastikan kelancaran arus lalu lintas. Jika diperlukan, rekayasa lalu lintas juga akan diterapkan untuk mengurai kemacetan di titik-titik tertentu.

"Kami telah melakukan pemetaan terhadap jalur rawan macet dan kecelakaan. Oleh karena itu, selain memasang rambu-rambu tambahan, kami juga siap melakukan rekayasa lalu lintas jika diperlukan, agar perjalanan masyarakat lebih lancar dan nyaman," paparnya.

Komitmen Polres Jember dalam Menjaga Keamanan Lebaran Melalui Operasi Ketupat Semeru 2025

Polres Jember berkomitmen untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam menjalani mudik Lebaran 1446 Hijriah. Kapolres Jember menutup dialog dengan mengajak masyarakat untuk bekerja sama dengan aparat keamanan dalam menjaga ketertiban dan keselamatan selama perjalanan.

"Kami ingin memastikan bahwa seluruh masyarakat dapat mudik dengan aman dan nyaman. Untuk itu, kami mengimbau pemudik agar selalu berhati-hati di jalan, mematuhi aturan lalu lintas, serta segera melaporkan jika mengalami kendala atau membutuhkan bantuan kepolisian melalui Call Center 110," pungkasnya. (rup/bp-jbr)


Pilihan Untukmu