Pemkab Banyuwangi Genjot SDM Industri Halal, Pelatihan Berbasis SKKNI Digelar di Desa Jajag Pemkab Banyuwangi Genjot SDM Industri Halal, Pelatihan Berbasis SKKNI Digelar di Desa Jajag / Kacab Semeru (11-Jun-2025)
Bratapos / Daerah

Pemkab Banyuwangi Genjot SDM Industri Halal, Pelatihan Berbasis SKKNI Digelar di Desa Jajag

Terbit : 11-Jun-2025, 15:28 WIB // Pewarta : Kacab Semeru, Editor : Kacab Semeru // Viewers : 212 Kali

 

BANYUWANGI || Semeru.bratapos.com — Dalam upaya memperkuat daya saing sektor industri makanan halal dan mencetak sumber daya manusia yang unggul, Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Perindustrian Kabupaten Banyuwangi menyelenggarakan pelatihan peningkatan keterampilan pengolahan makanan halal, pada Rabu (11/06/2025).

Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari, Rabu—Jum'at, 11—13 Juni 2025. Bertempat Aula Kantor Desa Jajag, Kecamatan Gambiran, Kabupaten Banyuwangi.

Pelatihan ini dirancang dengan merujuk pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Nomor 34 Tahun 2023 tentang pengolahan makanan halal. Tujuannya adalah memberikan pemahaman menyeluruh sekaligus keterampilan praktis kepada masyarakat, agar mampu memproduksi makanan halal yang memenuhi standar mutu dan kehalalan, sekaligus siap bersaing di pasar nasional maupun internasional.

Acara pembukaan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Kabid Sarpras Industri Ikhwan Andoyo, SH., Plt. Camat Gambiran Bambang Suryono, S.Sos., serta Kepala Desa Jajag Bambang Sumantri. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan nyata pemerintah terhadap pengembangan industri berbasis masyarakat, yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan ekonomi lokal.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Jajag, Bambang Sumantri, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas kepercayaan menjadikan wilayahnya sebagai lokasi pelatihan. Ia menegaskan pentingnya pelatihan ini sebagai salah satu strategi memberdayakan masyarakat 

"Kami berharap khususnya kaum ibu rumah tangga, dapat terlibat aktif dalam kegiatan ekonomi produktif berbasis industri rumahan yang bersertifikasi halal ini," harap Sumantri.

Sementara itu, Plt. Camat Gambiran, Bambang Suryono, S.Sos., yang secara resmi membuka acara, menekankan bahwa peluang usaha di sektor makanan halal sangat besar. 

“Saya berharap ibu-ibu peserta pelatihan bisa melahirkan inovasi-inovasi baru, yang mampu menjawab tantangan dan peluang pasar halal yang kini tumbuh pesat,” ujar Suryono.

Menambahkan hal tersebut, Kabid Sarpras Industri Ikhwan Andoyo, SH., menegaskan bahwa pelatihan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bagian dari strategi besar Pemkab Banyuwangi dalam menciptakan tenaga kerja kompeten, bersertifikasi, dan siap kerja di sektor industri prioritas. 

“Peserta akan dibekali tidak hanya dengan teori, tapi juga praktik langsung. Ini penting, agar mereka benar-benar memahami dan siap memproduksi makanan halal yang berkualitas tinggi,” jelasnya.

Program ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjawab tren global industri halal yang semakin diminati. Dengan pelatihan ini, diharapkan muncul pelaku industri makanan halal lokal yang tidak hanya terampil, namun juga memiliki daya saing dan kepercayaan publik melalui pemenuhan standar halal yang diakui. (rag/bp-bwi)


Pilihan Untukmu