JEMBER || Semeru.bratapos.com – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, Pemerintah Desa (Pemdes) Sidomulyo, Kecamatan Silo, kembali menggelar kegiatan rutin tahunan dengan mengajak ratusan anak yatim untuk berbelanja baju lebaran, pada Senin (24/03/2025).
Tahun ini, kegiatan tersebut memasuki tahun keempat, dengan total 151 anak yatim yang diberi kebebasan memilih pakaian sesuai keinginan mereka di toko Jadi Fashion, Talangsari, Kaliwates, Jember.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian Pemerintah Desa terhadap anak-anak yatim di wilayahnya. Sejak pagi, rombongan tiba dengan 2 bus besar, 1 bus mini, dan 2 minibus Elf Long. Setiap dua anak didampingi oleh satu orang dewasa, memastikan mereka dapat berbelanja dengan nyaman dan penuh kebahagiaan.
Kepala Desa (Kades) Sidomulyo, H. Kamiludin, menegaskan bahwa setiap anak diberi anggaran Rp 500 ribu untuk membeli baju lebaran sesuai pilihan mereka.
"Kami ingin anak-anak yatim di desa kami merasakan kebahagiaan yang sama seperti anak-anak lainnya saat lebaran. Tahun ini, ada 151 anak yang kami ajak belanja dengan anggaran Rp 500 ribu per anak. Mereka bebas memilih baju sesuai selera mereka," ujar Kamiludin.
Menariknya, kegiatan ini didanai dari hasil sewa Tanah Kas Desa (TKD) yang dikelola dengan baik oleh Pemerintah Desa Sidomulyo. Hasil sewa TKD tersebut dibagi menjadi tiga pos utama, yakni:
1. Bantuan pendidikan bagi anak-anak yang membutuhkan.
2. Bantuan kebutuhan lebaran, termasuk belanja baju bagi anak yatim.
3. Usaha produktif berupa Cafe Gapuro, di mana seluruh keuntungannya dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan anak yatim.
Bagi anak-anak yatim yang ikut dalam kegiatan ini, pengalaman berbelanja baju lebaran menjadi momen yang sangat spesial. Rahman, salah satu anak yatim yang ikut serta, mengungkapkan kegembiraannya.
"Senang, bisa beli tiga baju, juga celana dan sarung buat lebaran tahun ini," ujarnya dengan wajah ceria.
Kepedulian terhadap anak yatim juga datang dari pemilik Jadi Fashion, Adi Santoso. Meskipun baru diberitahu pada Minggu malam oleh Kades Sidomulyo mengenai kedatangan rombongan, ia tetap menyambut hangat kehadiran mereka.
"Tadi malam saya dihubungi oleh Mas Kamil, katanya pagi ini ada rombongan anak yatim yang akan belanja di toko kami. Karena mendadak, saya sempat lupa, tapi alhamdulillah bisa berjalan lancar," ungkap Adi.
Tak hanya menyediakan tempat untuk belanja, Adi juga memberikan diskon spesial sebesar 15 hingga 20 persen bagi anak-anak yatim tersebut. Selain itu, ia turut berbagi kebahagiaan dengan memberikan bingkisan sembako dan uang tunai kepada masing-masing anak.
"Kami juga menyiapkan bingkisan beras dan uang tunai untuk anak-anak yatim dari Desa Sidomulyo. Bagaimanapun juga, kami merasa terpanggil untuk peduli dan berbagi kebahagiaan," tambahnya.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata, bahwa kepedulian dan solidaritas sosial dapat terus tumbuh dan berkembang. Pemerintah Desa Sidomulyo berharap program ini dapat terus berjalan setiap tahunnya, memberikan kebahagiaan bagi anak-anak yatim, serta menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk melakukan hal serupa.
Dengan semangat berbagi yang terus dipupuk, diharapkan setiap anak yatim dapat merasakan kehangatan kasih sayang dari masyarakat sekitarnya, terutama saat menyambut hari kemenangan di Hari Raya Idul Fitri. (rup/bp-jbr)