MALANG // Semeru.bratapos.com – Memasuki bulan Suro, bulan yang dikenal sakral dalam penanggalan Jawa dan bertepatan dengan bulan Muharram dalam kalender Hijriah, Ormas Laskar Sakera Malang Raya kembali menunjukkan komitmennya dalam aksi sosial. Kali ini, mereka menggelar kegiatan santunan bagi anak-anak yatim piatu di kawasan Jalan Raya Pajang, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada Minggu (13/07/2025) siang.
Kegiatan ini diawali dengan sambutan dari Kepala Bidang Bintal Laskar Sakera Korwil Dampit, Imam Sulaiman. Dalam pesannya, ia menekankan bahwa bulan Suro merupakan momentum spiritual yang penuh makna.
"Bulan Suro ini bulan mulia. Banyak para nabi lahir di bulan ini. Saat yang tepat untuk memperbanyak puasa, sedekah, dan amal baik. Tidak perlu mencari solusi mistik ke sana kemari. Perbanyaklah sedekah, terutama kepada anak yatim dan kaum dhuafa. InsyaAllah itu menjadi wasilah penolak bala," ujarnya.
Imam Sulaiman juga berharap kehadiran Laskar Sakera Malang Raya dapat memberikan manfaat, tidak hanya bagi internal organisasi, tapi juga bagi masyarakat luas.
"Sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesamanya. Saya berharap ke depan Laskar Sakera Malang Raya semakin kompak, rukun, dan saling menghormati," harapnya.
Sementara itu, penasihat Ormas Laskar Sakera Malang Raya, Agus, yang akrab disapa Agus Kopral mengimbau agar masyarakat memperlakukan anak yatim dengan penuh empati.
"Jangan pernah menganggap anak yatim sebagai anak yang tidak punya orang tua, karena itu bisa menyakiti perasaan mereka. Mari kita anggap mereka seperti anak sendiri, karena di situlah letak hikmah dan keberkahannya," tutur Agus.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Ketua Umum Laskar Sakera, H. Bunawi, yang tengah sakit, seraya memohon doa agar beliau segera diberikan kesembuhan.
Lebih lanjut, Agus menegaskan bahwa keberadaan Laskar Sakera bukan untuk menakuti warga, melainkan sebagai mitra masyarakat dalam membantu menyelesaikan persoalan sosial dan hukum.
"Kalau ada anggota kami yang justru mengintimidasi masyarakat, tolong laporkan. Kami akan tindak tegas, bahkan bisa dikeluarkan dari keanggotaan. Karena negara kita negara hukum, dan Laskar Sakera menjunjung tinggi hal itu," tegasnya.
Ia juga menyampaikan, bahwa pihaknya siap membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu agar tetap bisa melanjutkan pendidikan, dengan bersinergi bersama dinas pendidikan terkait, tentunya dengan melengkapi dokumen yang dibutuhkan.
Dalam kesempatan yang sama, Penasehat Hukum Ormas Laskar Sakera, Cahyo, SH, turut mengapresiasi kegiatan yang digelar.
"Saya sangat mengapresiasi kegiatan positif yang rutin dilakukan Laskar Sakera. Ormas ini bukan ormas preman, dan jangan dipandang sebelah mata. Tujuan kita jelas, yaitu membantu masyarakat. Bahkan, jika ada permasalahan hukum, masyarakat bisa datang langsung ke kami. InsyaAllah kami bantu," ucap Cahyo dengan penuh semangat.
Menjelang penutupan acara, Wakil Ketua Umum Laskar Sakera Malang Raya, Rudy, yang akrab disapa Sam Idur mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota yang telah kompak dan solid dalam mensukseskan kegiatan ini.
Acara pun ditutup dengan pembacaan doa bersama, dilanjutkan dengan pembagian bingkisan dan amplop santunan kepada puluhan anak yatim piatu, diiringi lantunan sholawat. Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan penuh khidmat. (lor)
Pewarta: Shelor
Editor/Publisher: Kacab Semeru