Kolaborasi Program BSPS dan BSRTLH, Tingkatkan Kualitas Hunian Bagi MBR di Banyuwangi Kolaborasi Program BSPS dan BSRTLH, Tingkatkan Kualitas Hunian Bagi MBR di Banyuwangi (foto: Doc.Istimewa)
Bratapos / Daerah

Kolaborasi Program BSPS dan BSRTLH, Tingkatkan Kualitas Hunian Bagi MBR di Banyuwangi

Terbit : 21-Nov-2024, 16:08 WIB // Pewarta : Ruslan AG, Editor : Ruslan AG // Viewers : 266 Kali

BANYUWANGI || Semeru.bratapos.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi secara bertahap terus melakukan upaya penanganan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) melalui Program Kegiatan Bantuan Stimulan Rumah Tidak Layak Huni (BSRTLH). Langkah ini sebagai wujud dukungan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), sekaligus mendukung pengentasan kemiskinan ekstrem.

Kegiatan ini merupakan program yang diadopsi dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR RI) yaitu Bantuan Stimulan Rumah Swadaya (BSPS).

"Kolaborasi BSPS dan BSRTLH pada Tahun Anggaran (TA) 2024 ini, ditargetkan dapat meningkatkan kualitas hunian masyarakat sebanyak 426 unit rumah (Penerima Bantuan)," kata Plt Kepala Dinas PU CKPP Banyuwangi, Suyanto Waspo Tondo, pada Jum'at (21/11/2024).

Tercatat hingga November 2024, peningkatan kualitas hunian yang selesai di renovasi sebanyak 340 unit. Dengan rincian 240 unit Program BSPS Tahap II dan 100 Unit Program BSRTLH.

“Masih ada tambahan 90 unit dalam proses, yang ditargetkan selesai pada Desember 2024,” jelasnya.

Program Bantuan ini diberikan dalam bentuk dana stimulan senilai Rp20 juta per rumah. Dana tersebut digunakan untuk belanja material bangunan dan biaya tenaga kerja.

Kepala Bidang (Kabid) Perumahan dan Pemukiman Dinas PU CKPP Banyuwangi, Edi Purnomo, menjelaskan bahwa standar kualitas rumah perlu diperhatikan, seperti ketahanan struktur, pencahayaan, dan akses air bersih. 

Hal ini sebagai wujud dukungan Pemkab Banyuwangi pada program penyediaan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sekaligus mendukung penanganan kemiskinan ekstrem.

“Kami memastikan, rumah yang dibangun wajib memenuhi spesifikasi layak huni,” ujar Edi.

Program ini didukung anggaran APBN dan APBD. Pemkab juga menggandeng beberapa pihak lain termasuk CSR dari perusahaan, guna untuk memperluas dampak bantuan ke masyarakat.

Dengan kolaborasi ini, Pemkab Banyuwangi optimistis dapat menurunkan angka kemiskinan ekstrem. Kami terus menggenjot program BSPS dan BSRTLH ini terselesaikan dengan baik dan lancar, agar segera dapat dimanfaatkan oleh masyarakat penerima bantuan.

“Kami ingin masyarakat tinggal di rumah sehat, aman, dan nyaman,” pungkasnya. (rag/bp-bwi)


Pilihan Untukmu