Kembali Beroperasi, KA Mutiara Timur Tambah Alternatif Pilihan Akses Menuju Banyuwangi Bupati Ipuk saat meninjau pemberangkatan KA Mutiara Timur bersama Manajer Angkutan Fasilitas Penumpang PT. KAI Daop 9 Jember (foto: Doc.Istimewa)
Bratapos / Daerah

Kembali Beroperasi, KA Mutiara Timur Tambah Alternatif Pilihan Akses Menuju Banyuwangi

Terbit : 04-Sep-2024, 00:13 WIB // Pewarta : Ruslan AG, Editor : Ruslan AG // Viewers : 177 Kali

BANYUWANGI || Semeru.bratapos.com – Kereta Api (KA) Mutiara Timur beroperasi kembali, setelah sempat vakum selama kurang lebih dua tahun. Kini hadir dengan rangkaian kereta New Generation dan kian menambah rute kereta api Banyuwangi–Surabaya.

KA Mutiara Timur rute Ketapang–Surabaya Pasar Turi, melayani penumpang dengan kelas eksekutif dan bisnis.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan, bertambahnya rute kereta api Banyuwangi–Surabaya, semakin mempermudah akses masyarakat dan wisatawan menuju Banyuwangi.

"Dengan ini, alternatif akses dari Banyuwangi–Surabaya dan sebaliknya semakin banyak. Ini bisa menjadi alternatif bagi wisatawan dan masyarakat menuju Banyuwangi," kata Bupati Ipuk, saat meninjau pemberangkatan KA Mutiara Timur bersama Manajer Angkutan Fasilitas Penumpang PT. KAI Daop 9 Jember, Eduard Rudolf, pada Selasa (03/09/2024).

Sebelumnya, rute Surabaya–Banyuwangi terdapat beberapa kereta api, diantaranya KA Sritanjung, Probowangi, Wijaya Kusuma, dan Blambangan Ekspress.  

"Bagi wisatawan yang berlibur di Banyuwangi, akhirnya bisa lebih leluasa memilih waktu. Ini juga memudahkan mobilitas barang dan penumpang sehingga ekonomi terus tumbuh," tutur Bupati Ipuk.

KA Mutiara Timur memiliki dua kelas, yaitu eksekutif dan bisnis new generation. Adapun total kapasitas yang tersedia sebanyak 396 tempat duduk yang terdiri dari 4 gerbong eksekutif dan 3 gerbong bisnis.

Ditambahkan Manajer Angkutan Fasilitas Penumpang PT. KAI Daop 9 Jember, Eduard Rudolf, mengungkapkan bahwa Kereta Mutiara Timur mulai beroperasi sejak 1 September 2024.

"Bagi pengguna jasa tidak perlu khawatir. KA Mutiara Timur beroperasi setiap hari, berbeda dengan sebelumnya yang hanya weekend. Ini sebagai upaya kami dalam mengakomodir penumpang yang kehabisan tiket," terang Eduard.

Eduard mengaku terkejut dengan antusiasme masyarakat terhadap kembalinya KA Mutiara Timur. Ia mengatakan okupansi yang terserap pada layanan kereta api penumpang tertua kedua di Indonesia ini mencapai 120 persen atau 460 okupansi.

"Ini menjadi bukti, minat masyarakat untuk menggunakan transportasi kereta api semakin meningkat," ungkapnya.

KA Mutiara Selatan berangkat dari Stasiun Ketapang pukul 21.45 WIB dan tiba di Surabaya pukul 04.21 WIB. Sedangkan untuk rute sebaliknya, kereta diberangkatkan dari Stasiun Pasar Turi pukul 08.55 WIB dan tiba di Ketapang pukul 15.45 WIB. (rag/bp-bwi)


Pilihan Untukmu