Keliling ke Masjid-Masjid, Bupati Ipuk Sosialisasikan Program Prioritas Banyuwangi dan Asta Cita Presiden Prabowo Keliling ke Masjid-Masjid, Bupati Ipuk Sosialisasikan Program Prioritas Banyuwangi dan Asta Cita Presiden Prabowo / Kacab Semeru (11-Mar-2025)
Bratapos / Daerah

Keliling ke Masjid-Masjid, Bupati Ipuk Sosialisasikan Program Prioritas Banyuwangi dan Asta Cita Presiden Prabowo

Terbit : 11-Mar-2025, 18:57 WIB // Pewarta : Kacab Semeru, Editor : Kacab Semeru // Viewers : 179 Kali

 

BANYUWANGI || Semeru.bratapos.com – Di bulan Ramadan 1446 Hijriah, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani keliling ke masjid-masjid untuk melaksanakan buka puasa dan shalat tarawih bersama masyarakat. Selain menjadi momen silaturahmi, kegiatan tersebut dimanfaatkan Ipuk untuk mensosialisasikan berbagai program prioritas pembangunan daerah.

"Kegiatan ini selain menyerap aspirasi masyarakat, juga menjadi kesempatan kami untuk mensosialisasikan program-program pemerintah daerah, termasuk program Asta Cita Presiden Prabowo," kata Ipuk, pada Selasa (11/03/2025).

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Ipuk melaksanakan buka puasa dan shalat tarawih bersama di masjid yang berbeda. Salah satunya Ipuk berbuka puasa bersama di Masjid Baiturrahman, Desa Tamansari, Kecamatan Tegalsari, dan shalat tarawih bersama di Masjid An-Nur, Desa Purwodadi Kecamatan Gambiran, yang berlangsung pada Senin Malam, 10 Maret 2025.

Sambil menunggu saat berbuka puasa dan usai shalat tarawih, Ipuk memaparkan program prioritas Banyuwangi yang telah diselaraskan dengan program Asta Cita Presiden Prabowo. 

"Program-program Pemkab Banyuwangi telah kami selaraskan dengan program pemerintah pusat. Seperti pengentasan kemiskinan yang menjadi prioritas utama Banyuwangi, yang juga menjadi prirotitas Bapak Presiden Prabowo," papar Ipuk.

Terdapat 15 program pembangunan yang sudah diinventarisasi bersama Wakil Bupati Mujiono untuk merealisasikan program prioritas tersebut. Mulai masalah pendidikan, kesehatan, infrastruktur, lingkungan, hingga masalah sosial, yang muaranya adalah untuk penurunan kemiskinan. 

Seperti di sektor pendidikan, ada beasiswa Banyuwangi cerdas bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu. Program yang memberikan kesempatan bagi siswa kurang mampu, untuk dapat mengenyam pendidikan hingga perguruan tinggi dan telah menyasar 833 anak muda selama 3,5 tahun periode pertama kepemimpinannya.

"Pada kepemimpinan kami bersama Pak Mujiono kali ini, beasiswa kembali kami buka dengan target bisa menyasar 1000 anak muda. Jika di antara Bapak dan Ibu ada yang ingin anaknya kuliah namun tidak memiliki biaya, silahkan manfaatkan program ini," ujar Ipuk.

Banyuwangi juga akan membangun rumah sakit di wilayah Kecamatan Pesanggaran, sebagai upaya perluasan dan pemerataan akses layanan kesehatan bagi warga yang lokasinya jauh dari pusat kota. Banyuwangi juga meningkatkan fasilitas di dua rumah sakit yakni RSUD Blambangan dan Genteng.

Adapun program prioritas Ipuk–Mujiono yang lain, diantaranya peningkatan kualitas 518 ruas jalan kabupaten, 10.000 perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH), penyelesaian jalan lintas selatan (Pansela) dan jalan lintas timur (JLT).

Selain itu, Pembangunan pasar Banyuwangi dan revitalisasi asrama Inggrisan sebagai pusat wisata heritage, pembangunan TPA wongsorejo dan TPST Karetan, pendirian sekolah seni Indonesia di Banyuwangi, serta target zero drop out dan sekolah rusak. (rag/bp-bwi)


Pilihan Untukmu