BANYUWANGI || Semeru.bratapos.com — Kapolresta Banyuwangi Cup-1, 9 Ball Tournament Billiard 2025 resmi dibuka hari ini, Sabtu (28/06/2025), di BJ Pool & Café, sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-79. Turnamen ini bukan hanya sekadar ajang adu ketangkasan, melainkan simbol ikhtiar untuk mengangkat citra olahraga biliar ke arah yang lebih positif dan terhormat.
Dengan total hadiah mencapai Rp120 juta, turnamen ini menjadi yang terbesar dalam sejarah penyelenggaraan biliar di wilayah Banyuwangi. Namun nilai paling berharga dari gelaran ini bukanlah sekadar nominal hadiah, melainkan pesan moral yang dibawanya yakni membersihkan biliar dari stigma buruk dan menjadikannya wahana pembinaan generasi berprestasi.
Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., dalam sambutan pembukaannya menyampaikan bahwa turnamen ini adalah bentuk komitmen Polresta untuk membina anak muda melalui pendekatan yang sehat, sportif, dan inspiratif.
“Turnamen ini adalah upaya nyata untuk menegaskan bahwa biliar bukan milik dunia kelam. Ini adalah olahraga, dan olahraga adalah tentang kedisiplinan, konsentrasi, serta integritas,” tegas Kapolresta.
Ia menambahkan, ajang ini diharapkan mampu menjadi titik tolak bagi lahirnya atlet-atlet biliar berbakat dari Banyuwangi yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.
Lebih jauh, Kapolresta menegaskan pentingnya pembinaan sejak usia dini agar biliar tidak hanya menjadi tontonan, tapi juga menjadi pilihan karier dan kebanggaan bagi generasi muda.
"Olahraga ini harus dibersihkan dari citra negatif seperti judi, minuman keras, dan narkoba, yang selama ini kerap melekat secara keliru pada dunia biliar," ujar Kombes Pol Rama.
Turnamen ini pun disambut antusias oleh komunitas biliar dan masyarakat luas. Selain menjadi ajang prestasi, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi dan promosi sportivitas yang kian langka di era kompetisi serba instan.
Panitia penyelenggara mendapat apresiasi tinggi atas kerja profesional mereka yang memastikan setiap tahapan turnamen berjalan lancar, tertib, dan meriah. Seluruh unsur yang terlibat baik dari kepolisian, komunitas, hingga sponsor lokal berkolaborasi demi mewujudkan event yang tidak hanya megah, tetapi juga sarat makna.
Kapolresta mengakhiri sambutannya dengan menyerukan semangat fair play kepada seluruh peserta:
“Selamat bertanding. Tunjukkan kemampuan terbaik, junjung tinggi sportivitas, dan buktikan bahwa biliar adalah olahraga kebanggaan, bukan sekadar permainan," pesannya.
Dengan penyelenggaraan turnamen ini, Banyuwangi tak hanya merayakan Hari Bhayangkara ke-79, tetapi juga menoreh sejarah baru bagi dunia biliar lokal, sejarah tentang semangat perubahan, penghormatan terhadap nilai-nilai olahraga, dan komitmen terhadap masa depan generasi muda yang lebih sehat dan berprestasi. (rag/bp-bwi)