Kapolresta Banyuwangi Rilis Identitas Dua Korban KMP Tunu Pratama Jaya, Total 10 Jenazah Telah Teridentifikasi Kapolresta Banyuwangi Rilis Identitas Dua Korban KMP Tunu Pratama Jaya (foto: Dok.Istimewa/Bratapos.com)
Bratapos / Daerah

Kapolresta Banyuwangi Rilis Identitas Dua Korban KMP Tunu Pratama Jaya, Total 10 Jenazah Telah Teridentifikasi

Terbit : 08-Jul-2025, 22:18 WIB // Pewarta : Kacab Semeru, Editor : Kacab Semeru // Viewers : 139 Kali

 

BANYUWANGI || Semeru.bratapos.com — Upaya identifikasi korban tenggelamnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya kembali menunjukkan hasil konkret. Dua jenazah terbaru yang ditemukan padq Selasa (8/7/2025) dini hari, berhasil diidentifikasi sebagai penumpang kapal nahas tersebut.

Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., dalam konferensi pers di RSUD Blambangan, menyampaikan bahwa proses identifikasi dilakukan secara intensif oleh Tim Gabungan dari DVI Pusdokkes Polri, Biddokkes Polda Jatim, Tim Identifikasi Ditreskrimmum Polda Jatim, Polresta Banyuwangi, dan RSUD Blambangan.

“Dua jenazah yang ditemukan dini hari tadi, masing-masing di perairan Sembulungan dan sekitarnya, berhasil diidentifikasi berkat kerja keras tim DVI yang tanpa kenal lelah. Keduanya dipastikan sebagai penumpang KMP Tunu Pratama Jaya,” ungkap Kapolresta.

Kasubdit Dokpol Biddokkes Polda Jatim, AKBP dr. Adam Bimantoro, merinci bahwa jenazah pertama dengan nomor kantong 009 teridentifikasi sebagai Muhammad Aris Setiawan (23), warga Lingkungan Babatan RT 04, Kabupaten Blitar, Jawa Timur.

“Identifikasi dilakukan melalui pencocokan sidik jari, properti pribadi, dan data rekam medis. Jenazah dalam kantong 009 terdiri dari satu individu,” terang AKBP dr. Adam.

Jenazah kedua, yang disimpan dalam kantong nomor 0010, diidentifikasi sebagai Ridho Anggoro (29), warga Dusun Godean RT 02 RW 01, Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi.

“Proses identifikasi Ridho Anggoro, dilakukan melalui pencocokan data gigi, rekam medis, dan barang pribadi yang melekat pada jenazah,” urainya.

Dengan bertambahnya dua jenazah yang berhasil diidentifikasi, jumlah total korban KMP Tunu Pratama Jaya yang telah dikenali mencapai 10 orang. Proses pencarian dan identifikasi terus dilanjutkan, guna memastikan semua korban dapat ditemukan dan dikembalikan kepada keluarga masing-masing.

Kombes Pol. Rama juga menegaskan komitmen seluruh unsur tim SAR, Polri, dan relawan yang terlibat agar tetap bekerja maksimal dalam penanganan tragedi kemanusiaan ini.

“Kami tidak akan berhenti sampai seluruh korban ditemukan dan identitasnya terverifikasi. Ini adalah bentuk tanggung jawab kemanusiaan kami,” tegas Kapolresta. (rag/bp-bwi)


Pilihan Untukmu