LUMAJANG || Semeru.bratapos.com – Juru kunci Candi Sumberawan Singosari, Kabupaten Malang, menampilkan keris pusaka luhur miliknya kepada dua tokoh yang sudah dikenal di dunia benda pusaka dan spiritual.
Seorang pecinta dan pelestari pusaka terkemuka asal kota Lumajang, Viki Wijaya, bersama Lenggowaseso seorang spiritualis berkesempatan melihat langsung dan mengamati keindahan serta nilai historis keris tersebut di Candi Sumberawan Singosari, pada Rabu (11/06/2025).
Momen ini menjadi sorotan, karena menunjukkan kekayaan budaya dan tradisi yang terus dilestarikan oleh para penjaga situs bersejarah seperti Candi Sumberawan. Keris pusaka, yang seringkali dianggap memiliki kekuatan spiritual dan nilai sejarah yang tinggi, dipercaya diwariskan secara turun-temurun dan menjadi bagian tak terpisahkan dari warisan leluhur.
Kehadiran Viki Wijaya dan Lenggowaseso dalam acara ini, bertujuan untuk kolaborasi antara para pelestari budaya dan individu yang memiliki pemahaman mendalam tentang nilai-nilai spiritual serta sejarah benda pusaka.
"Ini pusaka peninggalan kakek buyut saya, yang sudah terawat empat generasi mas," ujar Dika, yang memegang warisan Keris Naga Raja dari kakek buyut juri kunci Candi Sumberawan kepada Bratapos.com.
"Kakek buyut saya, mendapat pusaka dari hasil tirakat di candi sumberawan. Beliau juga sebagai juru kunci yang ikut melakukan pemugaran candi pada tahun 1911," terangnya.
Dika menjelaskan, kalau pusaka ini dulu sering dipinjam pejabat-pejabat yang mau mencalonkan diri sebagai pemimpin wilayah maupun pemimpin politisi. Bahkan sampai sekarang, situs ini juga masih aktif dikunjungi beberapa pecinta dan pelestari budaya lokal maupun luar daerah.
Sementara Viki Wijaya sebagai pecinta dan pelestari pusaka asal Lumajang, mengatakan bahwa pusaka tersebut merupakan keris Naga Raja era kerajaan singosari yang sangat luar biasa langka.
"Pusaka keris ini, berdapur Naga Raja dan Dwi Pamor (pamor kupu tarung dan lar gangsir) yang sangat terawat dan jarang dijumpai," ungkap Viki.
Sedangkan Lenggowaseso sebagai ahli spiritual mengatakan, kalau dilihat dari segi mistisnya, pusaka ini berkhodam Aryo Samudra yang memiliki Aura kewibawaan sangat besar dan dulunya perna digunakan oleh Raja juga pejabat kerajaan untuk mendapatkan kemenangan politik atau perebutan kekuasaan.
"Pusaka ini berkhodam Aryo Samudra/naga penguasa wilayah dari laut selatan," tutur Waseso, saat di lihat dari segi mistisnya. (unang/bp-lmj)