BANYUWANGI || Semeru.bratapos.com – Dalam upaya mendukung ketahanan pangan nasional dan mensejahterakan petani, Kodim 0825/Banyuwangi bekerja sama dengan Perum Bulog dan Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Kabupaten Banyuwangi melaksanakan Serapan Gabah di Kecamatan Srono, Banyuwangi, pada Kamis (20/03/2025).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0825/Banyuwangi, Mayor Kav Suprapto, yang turun langsung ke lapangan memastikan kelancaran proses serapan gabah dari para petani.
Mayor Kav Suprapto menegaskan, bahwa serapan gabah ini adalah bentuk nyata sinergi antara TNI, Bulog, dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pangan.
"Kami dari Kodim 0825/Banyuwangi siap mendukung penuh program pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan. Kegiatan serapan gabah ini sangat penting, untuk memastikan stok beras tetap aman dan petani mendapatkan harga yang layak," ujar Mayor Kav Suprapto.
Selain memastikan ketersediaan beras, program ini juga bertujuan untuk memangkas peran tengkulak yang kerap merugikan petani. Dengan serapan langsung oleh Bulog, petani bisa mendapatkan harga yang lebih stabil dan menguntungkan.
"Kami berharap, para petani di Kecamatan Srono bisa terbantu dan semakin termotivasi untuk meningkatkan produksi. Kami juga mengimbau mereka menjual gabah ke Bulog, agar harga tetap stabil dan tidak dimainkan oleh tengkulak," terangnya.
Perwakilan Bulog dan Dispertan Banyuwangi pun mengapresiasi dukungan penuh dari Kodim 0825 dalam memastikan serapan gabah berjalan optimal. Mereka berharap kerja sama ini terus berlanjut demi ketahanan pangan di Banyuwangi.
Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari para petani, yang berharap program serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan.
"Terima kasih kepada Kodim dan Bulog yang membantu kami. Dengan begini, harga gabah lebih baik dan kami tidak khawatir soal pemasaran," ujar salah satu petani di Kecamatan Srono.
Dengan sinergi yang kuat antara TNI, pemerintah, dan petani, diharapkan sektor pertanian di Banyuwangi semakin maju dan kesejahteraan petani semakin meningkat. (rag/bp-bwi)