BANYUWANGI || Semeru.bratapos.com – Gerakan Bangkit Bangun Negeri (G4) menggelar Nusantara Youth Conference dengan tema "Transformasi Pendidikan dan Peran Kreatif AI" di Hotel Luminor, Banyuwangi, pada Minggu (27/04/2025) siang.
Acara yang berlangsung sejak pukul 10.00 hingga 14.30 WIB ini, menjadi magnet bagi ratusan pemuda dari berbagai penjuru Banyuwangi, khususnya para anggota Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) setempat.
Kegiatan ini diselenggarakan berkolaborasi dengan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) BKPRMI Banyuwangi, dengan tujuan membekali generasi muda dengan wawasan strategis, keterampilan masa depan, serta semangat kemandirian untuk membangun bangsa di tengah era transformasi digital.
Ketua Umum DPP Gerakan Bangkit Bangun Negeri (G4), Muhammad Chaerul Mawahib, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi langkah konkret G4 untuk mendukung program-program prioritas nasional, sejalan dengan visi Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
"Sesuai mandat para pembina, kami berkomitmen bergerak masif di seluruh Indonesia untuk mensukseskan program-program prioritas pemerintah, khususnya dalam pemberdayaan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk merevolusi sektor pendidikan dan membangun kapasitas generasi muda menuju Indonesia Emas 2045," tegas Mawahib.
Menurutnya, AI harus ditempatkan sebagai alat kreatif yang memperkuat kecakapan belajar, mengasah inovasi, dan membuka akses pendidikan yang lebih luas dan inklusif.
"Oleh karena itu, melalui forum-forum seperti Nusantara Youth Conference, G4 ingin mempercepat lahirnya SDM muda yang adaptif, visioner, dan berdaya saing global," ujarnya.
Antusiasme peserta tampak mengisi seluruh sesi kegiatan, mulai dari diskusi panel, workshop interaktif hingga pelatihan dasar pengembangan AI berbasis proyek. Para peserta diajak untuk tidak sekadar menjadi pengguna teknologi, tetapi menjadi inovator yang mampu menghasilkan solusi kreatif untuk berbagai tantangan bangsa.
Acara ini juga mempertegas peran pemuda sebagai lokomotif perubahan bangsa. Dengan membekali diri pada transformasi digital, mereka diharapkan menjadi generasi yang tidak hanya siap bersaing di kancah internasional, tetapi juga mampu mengakar kuat pada nilai-nilai ke-Indonesiaan.
Nusantara Youth Conference di Banyuwangi ini menjadi pembuka dari rangkaian kegiatan serupa yang akan digelar G4 di berbagai daerah di Indonesia. Harapannya, langkah masif ini dapat mempercepat terwujudnya visi Indonesia sebagai kekuatan baru dunia di tahun 2045. (rag/bp-bwi)