JEMBER || Semeru.bratapos.com – Maraknya peredaran dan penjualan secara bebas Minuman Keras (Miras), Peredaran Narkoba, dan Judi online di wilayah Kabupaten Jember sangat menghawatirkan masa depan generasi muda penerus bangsa.
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Jember, menerima kunjungan Tim Road Show dari para Kyai, Tokoh agama Islam, serta lembaga keagamaan yang diantaranya Majelis Ulama Indonesia (MUI), Muhammadiyah, LPAI, Al Irsyad, FPI, dan Asm Lantera, yang bertempat di Aula Kantor DPD Partai Golkar, Jalan Bengawan Solo Nomor 21, Tegal boto lor, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember.
Pimpinan rombongan Roadshow para Kyai dan Tokoh Agama Islam, H. Hamid Abdullah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa maksud dan tujuan kami bersilaturahmi dengan pimpinan Partai Golkar Kabupaten Jember ini adalah untuk mengajak kepada pengurus dan anggota partai politik turut berperan aktif menyikapi maraknya peredaran minuman keras secara bebas dan terang terangan di tengah masyarakat layaknya membeli pisang goreng.
"Juga peredaran narkoba di kalangan masyarakat kelas bawah hingga kelas atas, serta praktek judi online dan togel yang makin merajalela di Kabupaten Jember," ungkap H. Hamid Abdullah.
Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Jember, H. Karimullah Dahrujiadi, mengatakan bahwa kedatangan rombongan Roadshow para Kyai dan tokoh agama Islam ini dalam rangka mengajak partai Golkar untuk ikut serta menyikapi kondisi masyarakat terhadap peredaran minuman keras, narkoba, dan judi online.
"Ketiga permasalahan serius ini merupakan kepekaan para Kyai, Ustadz, Tokoh agama, serta Pejabat Pemerintah untuk bahu-membahu menyelamatkan generasi muda dari bahaya minuman keras, narkoba,serta judi online. Inilah yang menjadi salah satu faktor hancurnya generasi muda sekarang," kata H. Karimullah Dahrujiadi, saat ditemui awak media di ruang kerjanya, pada Jum'at (31/01/2025).
Pria yang akrab disapa Ji Karim menambahkan, bahwa akan dilakukan tes urine terhadap enam legislator dari partai Golkar yang ada di DPRD Kabupaten Jember.
"Apabila nantinya kedapatan hasil uji laboratorium tes urine yang bersangkutan positif mengkonsumsi Narkoba, maka DPD Partai Golkar Kabupaten Jember akan melakukan pergantian antar waktu (PAW) terhadap anggota DPRD tersebut," tegasnya.
Sementara Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Jember, KY. H. Dr. Haris, menjelaskan bahwa yang melatarbelakangi kegiatan Roadshow para kyai dan tokoh agama yang tergabung dalam lembaga keagamaan adalah beredarnya dengan bebas jual beli minuman keras, narkoba, permainan judi online di masyarakat Kabupaten Jember.
KY. H. Dr. Haris yang juga pimpinan pondok pesantren di Kabupaten Jember, berharap kepada pemerintah daerah untuk berani bertindak tegas sampai ke akar-akarnya, apakah itu peredaran minuman keras, narkoba, dan judi online.
"Ini untuk menyelamatkan generasi muda dari bahaya tiga permasalahan serius. Juga sebagai persiapan menuju Indonesia Emas tahun 2045," tuturnya.
Dewan penasehat Partai Golkar Kabupaten Jember, Ir. H. M. Sujatmiko Solehadi, yang juga mantan legislator mengatakan pentingnya peraturan daerah yang mengatur tentang pelarangan peredaran minuman keras, narkoba, dan judi online.
"Pentingnya Peraturan Daerah sebagai payung hukum, juga sebagai landasan hukum untuk memberantas peredaran minuman keras, narkoba, dan judi online di Kabupaten Jember ini," ucapnya.
Turut hadir dalam Safari Roadshow tokoh agama diantaranya Djoko Purwanto dari Muhammadiyah, Abdul Hamid Hambali dari LPAI, Vesel Amin dari Al-Irsyad , Nurhasan dari FPI dan A. Saifudin dari Asm Lantera. (rup/bp-jbr)