BANYUWANGI || Semeru.bratapos.com – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyuwangi berhasil mengungkap kasus pembacokan yang terjadi pada Minggu malam, 09 Maret 2025, di Lingkungan Cungking, Kelurahan Mojopanggung, Kecamatan Giri.
Dalam kasus ini, polisi telah menetapkan empat tersangka, dimana satu orang berperan sebagai otak kejahatan dan tiga lainnya sebagai eksekutor.
Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., dalam keterangannya menyatakan bahwa para pelaku telah diamankan di lokasi yang berbeda.
“Tersangka pertama berinisial MF, diamankan oleh warga ditempat kejadian setelah sempat menjadi sasaran amukan massa. Pelaku kemudian diserahkan ke Polsek Giri untuk proses lebih lanjut," kata Kombes Pol Rama, pada Senin (10/03/2025).
Tersangka kedua, yang merupakan otak dari aksi pembacokan berinisial FP, ditangkap di lokasi kejadian. Polisi mencurigai gerak-gerik FP, yang datang menanyakan kondisi MF. Setelah dilakukan interogasi, FP mengakui keterlibatannya dalam merencanakan pembacokan tersebut.
Sedangkan dua tersangka lainnya yang berperan sebagai eksekutor, berinisial BS dan AZ, juga berhasil diamankan di rumah mereka di Desa Tapanrejo, Kecamatan Muncar oleh Tim Resmob Banyuwangi Selatan.
Sementara Kasat Reskrim Polresta Banyuwangi Kompol Andrew Vega, S.I.K., mengungkapkan motif utama dibalik aksi kekerasan ini adalah karena rasa cemburu. Berdasarkan keterangan FP, ia merencanakan pembacokan karena menduga istrinya berselingkuh dengan salah satu korban.
“Motif pembacokan ini didasari kecemburuan. FP merasa sakit hati, karena curiga istrinya berselingkuh dengan salah satu korban,” ungkap Kompol Andrew Vega.
Akibat kejadian tersebut, tiga korban mengalami luka bacok serius. Para korban, saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Blambangan Banyuwangi.
Keempat tersangka kini ditahan di Polresta Banyuwangi, dan dijerat dengan Pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan dan atau Pasal 351 ayat (2) KUHP tentang Penganiayaan Berat dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara.
Polresta Banyuwangi akan terus mendalami kasus ini, termasuk memeriksa kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam perencanaan maupun eksekusi kejadian pembacokan ini. (rag/bp-bwi)