BANYUWANGI || Semeru.bratapos.com – Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Banyuwangi, Letkol Laut (P) Muhamad Puji Santoso, M.Sc., turut menghadiri upacara penutupan Latihan Bersama (Latma) Cooperation Afloat Readiness and Training (CARAT) 2025 antara TNI Angkatan Laut dan Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy), yang digelar di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) 5 Marinir Baluran, Situbondo, pada Minggu (29/06/2025).
Upacara penutupan ini dipimpin oleh Kolonel Laut (P) I Gede Putu Iwan selaku Exercise Director, serta Capt Adam Bellin selaku Deputy Commander & Chief of Staff Expeditionary Strike Group 7 (ESG 7) dari pihak US Navy. Hadir pula jajaran Forkopimda Kabupaten Situbondo serta delegasi militer dari kedua negara.
Latma CARAT merupakan latihan rutin tahunan yang telah berlangsung sejak tahun 1995, bertujuan memperkuat kapasitas operasional dan kerja sama bilateral di bidang pertahanan maritim, bantuan kemanusiaan, serta peningkatan interoperabilitas antar personel kedua angkatan laut.
Dalam CARAT 2025, kedua angkatan laut tidak hanya melakukan latihan tempur dan manuver maritim, tetapi juga terlibat aktif dalam program berbasis kemanusiaan. Di antaranya adalah:
▪︎ Medical Civic Action Program (MEDCAP): Pemeriksaan kesehatan gratis dan pelayanan medis di beberapa desa di wilayah Situbondo.
▪︎ Engineering Civic Action Program (ENCAP): Perbaikan infrastruktur dasar seperti fasilitas air bersih dan rehabilitasi bangunan umum.
▪︎ Demonstrasi kemampuan penyelaman oleh tim Diving Exercise Working Group (DIVEX WG), menampilkan teknik penyelamatan dan eksplorasi bawah laut berstandar internasional.
Menurut Danlanal Banyuwangi, keterlibatannya dalam Latma CARAT 2025 merupakan bentuk dukungan terhadap diplomasi pertahanan dan kerja sama internasional.
"Latihan ini menjadi sarana penting untuk membangun kepercayaan, mempererat hubungan strategis, dan meningkatkan profesionalisme prajurit dalam menghadapi tantangan keamanan maritim global," ujar Letkol Laut (P) Puji Santoso.
Dipilihnya Puslatpur 5 Baluran sebagai lokasi latihan, menunjukkan peran strategis wilayah pesisir Tapal Kuda dalam konteks pertahanan nasional dan stabilitas kawasan Indo-Pasifik. Kabupaten Situbondo, yang berada di perlintasan ALKI (Alur Laut Kepulauan Indonesia), menjadi titik krusial dalam pengawasan serta penguatan kehadiran militer di wilayah timur Jawa.
Penutupan latihan ditandai dengan parade pasukan gabungan, pengibaran bendera dua negara, dan penyerahan plakat kehormatan antara TNI AL dan US Navy sebagai simbol persahabatan dan komitmen berkelanjutan dalam menjaga keamanan laut bersama. (rag/bp-bwi)