Antologi Puisi "Hebat Bersama Umat" Resmi Diterbitkan, Kolaborasi 79 Penyair Banyuwangi Antologi Puisi "Hebat Bersama Umat" Resmi Diterbitkan (foto: Doc.Istimewa)
Bratapos / Daerah

Antologi Puisi "Hebat Bersama Umat" Resmi Diterbitkan, Kolaborasi 79 Penyair Banyuwangi

Terbit : 01-Sep-2024, 12:24 WIB // Pewarta : Ruslan AG, Editor : Ruslan AG // Viewers : 264 Kali

BANYUWANGI || Semeru.bratapos.com – Sebanyak 79 Penyair Banyuwangi bersatu dan secara bersama-sama menerbitkan Antologi Puisi berjudul "Hebat Bersama Umat" yang diselenggarakan oleh Yayasan Lentera Sastra, pada Minggu (01/09/2024). Syafaat, selaku ketua sekaligus penggagas meresmikan langsung penerbitan Buku Antologi puisi tersebut.

Menariknya dari seluruh penyair itu, terdiri dari latar belakang yang berbeda-beda salah satunya sebagai Asisten Sekretaris Daerah, dan seluruhnya sama-sama berangkat dari naungan sekolah yang sama yaitu Madrasah Ibtidaiyah.

Ketua Yayasan Lentera Sastra Banyuwangi, Syafaat, mengatakan bahwa dari beberapa penyair telah mengirimkan karya puisinya untuk di kurasi, termasuk karya dari salah satu siswa kelas 6 MI Darunnajah 2 Banyuwangi.

"Selain itu, juga ada karya dari Asisten 1 Sekretaris Daerah Pemkab Banyuwangi dan beberapa pejabat Kementerian Agama," tutur Syafaat.

Ditetapkannya judul "Hebat Bersama Umat" menjadi simbol dari semangat Kementerian Agama untuk membentuk sudut pandang puisi dalam Moderasi Beragama.

Lebih lanjut Syafaat berharap, melalui medium sastra dan dengan diterbitkannya antologi ini dapat menjadi salah satu sarana untuk mempererat hubungan antarumat beragama di Banyuwangi.

"Saya berharap, semoga dengan terbitnya Antologi berjudul 'Hebat Bersama Umat' menjadi sarana mempererat hubungan antarumat beragama," ungkapnya.

Adapun nama-nama ke 79 Penyair Banyuwangi yang turut terlibat dalam Antologi Puisi "Hebat Bersama Umat":

1. Chaironi Hidayat 

2. Amak Burhanudin 

3. Syafaat 

4. Yanuar M Bramudya

5. Viefa 

6. Aries Papudi 

7. Samsudin Adlawi 

8. Hasan Basri 

9. Nurul Ludfia Rochmah 

10. Dimyati 

11. Muhamad Iqbal Baraas 

12. Fatah Yasin Noor 

13. Yasin Alibi 

14. Uswatun Hasanah 

15. Herny Nilawati Rochmah 

16. Lulu’ Anwariyah 

17. Eny Susiani

18. Abd. Kadir Jailani

19. Achmad Nadzir

20. Adeliya Paramitha

21. Ainun Nihaya Iswoyo

22. Anggiek Aditya Pamungkas

23. Annisa Rizqi Hidayati

24. Asih Hofifah

25. Asri Melfi

26. Dalila

27. Dwi Fitriani

28. Dyah Dhomi Eko Wulandari

29. Erika Yuriana

30. Erna Yunita KH

31. Evita Naila Sa’adah

32. Faiz Abadi

33. Galang Areta Ghiffari

34. Ghanina Najmannufus

35. Hanik Setyowati

36. Haninnuril Ainiyah

37. Heliya Ihromi

38. Hizkal Achmad Dayan

39. Iltiqoul Jannati

40. Inge

41. Isti’adah

42. Istikomah

43. Izzah Afcarina Fillah

44. Khusnul Khotimah

45. Kinanti Bunga A

46. M.Junaidi Sy

47. M. Rafli Dipo Yudo Adi P

48. M.Felda W.

49. Moch Afan Zulkarnain

50. Muhamad Novi Yusuf

51. Muhammad Asyraf Pasya

52. Muhammad Atijani

53. Mujikan

54. Nadya Shafwah Mubin

55. Natasya

56. Nur khoirun Ilayya

57. Oktavia Anisatur Rohmah

58. Putri Retno Indah Nirmala

59. Bening Rahma Dani

60. Rizki Shofya

61. Rizmatun Nadhifah

62. Rosid Tamami

63. Safa Zahratul Mila

64. Sazkya Yuana Salsabila

65. Sherly Nur Laili

66. Siti Barisah

67. Siti Ismawiyah

68. Siti Rohmatin Nazilah

69. Sri Endah Zulaikahtul Kharimah

70. Sri W

71. St. Muanifah

72. Sugeng Maryono

73. Sulistyowati

74. Titim Matus Solichah

75. Tri Khasanah

76. Triyuli Eka Riyatin

77. Wiwit Nurul Hasanah

78. Zemi Syaipulina

79. Zulfa Allailiyah

Dengan terbitnya Antologi Puisi berjudul "Hebat Bersama Umat" Ini sebagai bukti bahwa sastra bisa menjadi jembatan yang dapat menghubungkan berbagai lapisan masyarakat dengan nilai-nilai kebersamaan dan toleransi. 

"Ini menjadi cerminan keragaman dan kebersamaan yang terjalin antar para penulis dari berbagai latar belakang," pungkasnya. (rag/bp-bwi)


Pilihan Untukmu